Sehabis Shalat
Posted on: February 11, 2012
Assalamu’alaykum warohmatulloh wabarokatuh..

Kali ini mau sedikit cerita masa lalu dulu, saya masih ingat sekali ketika kecil (kalo ndak salah pas SD), bapak jadi semacam editor (yang biasa benerin buku kalo kalo ada yang salah) buat temannya yang membuat buku tentang bacaan sholat dan dzikir untuk anak-anak. Gambar cover-nya ya anaknya teman bapak itu yang masih SD, lucu anaknya soalnya mirip banget sama bapaknya. Waktu itu, di rumah jadi ada banyak buku itu, bapak sengaja membagikan gratis ke orang-orang dan anak-anaknya dikasih satu-satu. Bapak bilang supaya buku ini dipelajari dan dihafalkan.
Bukunya bagus, maksudku bagus soalnya mudah dimengerti. Per kata ada artinya di bawahnya, tulisan arabnya juga besar-besar. Di setiap satu bagian bacaan, ada referensinya, misal: dari hadits riwayat si fulan. Mungkin karena saya masih kecil, jadi saya sedikit banyak masih ingat bagian-bagiannya. Dari buku itu, salah satu yang saya ingat adalah tentang berdzikir setelah shalat fardhu. Seiring saya tumbuh besar, beberapa kali bapak mengajarkan dan mengingatkan kembali hal yang persis sama seperti di buku itu tentang berdzikir setelah shalat fardhu.
Nah, pada saat sekarang ini, seringkali sehabis shalat orang sebelah kanan kiri pada minta salaman. Ini yang akan saya ulas, mengenai: sehabis shalat ngapain?
Mari melihat HR. Muslim no. 591 di bawah ini:
Dari Tsauban radhiallahu anhu dia berkata: “Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selesai shalat, beliau akan meminta ampunan tiga kali dan memanjatkan doa Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam (Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang memberi keselamatan, dan dari-Mulah segala keselamatan, Maha Besar Engkau wahai Dzat Pemilik keagungan dan kemuliaan)
Al-Walid berkata, “Maka kukatakan kepada Al-Auza’i, “Lalu bagaimana bacaan meminta ampunnya?” dia menjawab, “Engkau ucapkan saja Astaghfirullah (Saya mohon ampun kepada Allah), Astaghfirullah, Astaghfirullah.”
Dari hadits di atas, saya simpulkan bacaannya sebagai berikut:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
dibaca 3 kali, kemudian menyusul:
اللَّهُمَ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Nah, hadits di atas menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selesai shalat melakukan/mendahulukan berdzikir. Mengenai bacaan dzikir setelah shalat fardhu, masih ada lagi beberapa hadits mengenai hal tersebut. Sama seperti di buku masa kecilku. Maaf kalo ilmu dan ingatan saya terbatas. InsyaAllah akan kuupdate lagi post ini. Saya beri kehormatan para pembaca untuk membaca dari referensi lain, mungkin disini dan disini ada tambahan ilmu lagi. Sambil ngikut ngiklan, klik disini untuk kitab yg bermanfaat, ada ensiklopedi kitab hadith offline dan online.
Jika ada salah, datangnya dari manusia, mohon dikoreksi. Wallahu a’lam bisshowab.
16 Responses to "Sehabis Shalat"
Mereka yang bersalaman sehabis sholat juga menjalankan sunnah rasul bahwa barang siapa bertemu kemudian berjabat tangan maka hilanglah dosa antar keduanya…
Lantas, adakah yang melarang salaman..? apakah ada hadist dari Rasulullah SAW ketika sahabat bersalaman kemudian beliau melarangnya…?
Memang sih sunnahnya mendahulkan dzikir, tapi apa karena salaman dzikir kita terhalang…? salaman itu ibadah fi’liyah (fisik) sedang dzikir itu melalui perkataan dan hati, jadi bisa saja kita salaman sambil tetap berdzikir dan tanpa merubah posisi duduk kita.
Semoga kita saling dewasa menghadapi perbedaan ini, tidak menyalahkan atau merendahkan sesama umat islam, apalagi membid’ahkannya.
Satu lagi, salaman itu dilakukan setelah selesai sholat dengan sempurna, jadi salaman tidak mengurangi atau menambahi rukun sholat.
Sebagaimana sunnah yang lain, tidak dilakukan juga tidak apa2..
Comments are closed.













February 12, 2012 at 11:28 am
kalau salaman dilakukan ketika sehabis dzikir atau ketika orang-orang mulai bubar dari barisan solat tak apakah fir?
useful article.. thanks a lot