Sehabis Shalat

Assalamu’alaykum warohmatulloh wabarokatuh..

Kali ini mau sedikit cerita masa lalu dulu, saya masih ingat sekali ketika kecil (kalo ndak salah pas SD), bapak jadi semacam editor (yang biasa benerin buku kalo kalo ada yang salah) buat temannya yang membuat buku tentang bacaan sholat dan dzikir untuk anak-anak. Gambar cover-nya ya anaknya teman bapak itu yang masih SD, lucu anaknya soalnya mirip banget sama bapaknya. Waktu itu, di rumah jadi ada banyak buku itu, bapak sengaja membagikan gratis ke orang-orang dan anak-anaknya dikasih satu-satu. Bapak bilang supaya buku ini dipelajari dan dihafalkan.

Bukunya bagus, maksudku bagus soalnya mudah dimengerti. Per kata ada artinya di bawahnya, tulisan arabnya juga besar-besar. Di setiap satu bagian bacaan, ada referensinya, misal: dari hadits riwayat si fulan. Mungkin karena saya masih kecil, jadi saya sedikit banyak masih ingat bagian-bagiannya. Dari buku itu, salah satu yang saya ingat adalah tentang berdzikir setelah shalat fardhu. Seiring saya tumbuh besar, beberapa kali bapak mengajarkan dan mengingatkan kembali hal yang persis sama seperti di buku itu tentang berdzikir setelah shalat fardhu.

Nah, pada saat sekarang ini, seringkali sehabis shalat orang sebelah kanan kiri pada minta salaman. Ini yang akan saya ulas, mengenai: sehabis shalat ngapain?

むらさき

むらさき

Mari melihat HR. Muslim no. 591 di bawah ini:

Dari Tsauban radhiallahu anhu dia berkata: “Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selesai shalat, beliau akan meminta ampunan tiga kali dan memanjatkan doa Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam (Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang memberi keselamatan, dan dari-Mulah segala keselamatan, Maha Besar Engkau wahai Dzat Pemilik keagungan dan kemuliaan)

Al-Walid berkata, “Maka kukatakan kepada Al-Auza’i, “Lalu bagaimana bacaan meminta ampunnya?” dia menjawab, “Engkau ucapkan saja Astaghfirullah (Saya mohon ampun kepada Allah), Astaghfirullah, Astaghfirullah.”

Dari hadits di atas, saya simpulkan bacaannya sebagai berikut:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

dibaca 3 kali, kemudian menyusul:

اللَّهُمَ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Nah, hadits di atas menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selesai shalat melakukan/mendahulukan berdzikir. Mengenai bacaan dzikir setelah shalat fardhu, masih ada lagi beberapa hadits mengenai hal tersebut. Sama seperti di buku masa kecilku. Maaf kalo ilmu dan ingatan saya terbatas. InsyaAllah akan kuupdate lagi post ini. Saya beri kehormatan para pembaca untuk membaca dari referensi lain, mungkin disini dan disini ada tambahan ilmu lagi. Sambil ngikut ngiklan, klik disini untuk kitab yg bermanfaat, ada ensiklopedi kitab hadith offline dan online.

Jika ada salah, datangnya dari manusia, mohon dikoreksi. Wallahu a’lam bisshowab.

16 thoughts on “Sehabis Shalat

  1. Mereka yang bersalaman sehabis sholat juga menjalankan sunnah rasul bahwa barang siapa bertemu kemudian berjabat tangan maka hilanglah dosa antar keduanya…
    Lantas, adakah yang melarang salaman..? apakah ada hadist dari Rasulullah SAW ketika sahabat bersalaman kemudian beliau melarangnya…?
    Memang sih sunnahnya mendahulkan dzikir, tapi apa karena salaman dzikir kita terhalang…? salaman itu ibadah fi’liyah (fisik) sedang dzikir itu melalui perkataan dan hati, jadi bisa saja kita salaman sambil tetap berdzikir dan tanpa merubah posisi duduk kita.

    Semoga kita saling dewasa menghadapi perbedaan ini, tidak menyalahkan atau merendahkan sesama umat islam, apalagi membid’ahkannya.

    Satu lagi, salaman itu dilakukan setelah selesai sholat dengan sempurna, jadi salaman tidak mengurangi atau menambahi rukun sholat.

    Sebagaimana sunnah yang lain, tidak dilakukan juga tidak apa2..

    • @ yusuf efendi

      Sy belum pernah menemukan atau mendengar ada larangan bersalaman. Atau pun Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam melarang bersalaman (Maafkan jk ini termasuk keterbatasan ilmu sy). Yg sy pernah dengar (kalau tidak salah ingat) adalah ketika (kita memasuki masjid) bertemu saudara sesama muslim, bersalamanlah. Dalam post ini sy ingin memberitahukan bahwa sunnahnya sehabis sholat adalah mendahulukan dzikir, karena yg sy temui belum mengetahui.

      Inggih, semoga kita bersikap dewasa dan tidak menyalahkan atau bahkan merendahkan sesama muslim, apalagi membid’ahkan.:mrgreen:
      Senang menerima komentar (Pak/Mas?) Yusuf. Jazakallahu khoir.🙂

      PS: I will edit some editorials in this post.

  2. hihihi baru baca fir😀
    pertama kali aku menduga kalo itu kebiasaan memang🙂
    kalo dari aku pribadi ga masalah mau salaman / engga, yg penting dzikirnya tetep jalan
    begitu km utarakan pendapatmu kemaren, akhirnya baru paham ada pendapat yang berbeda😀
    thanks anyway, sama-sama saling mengingatkan yaaa😀

  3. #IMHO sekadar sharing aja.. kalau di keluargaku, setiap setelah dzikir dan berdo’a baru salaman. Jadi tidak ada yang merasa terganggu dengan itu. Dan positifnya, dalam lingkungan keluarga, bersalaman setelah solat sangat membantu mempererat hubungan persaudaraan.

    @safirsyifa
    okay, fir.. ditunggu penjelasan lanjutannya.. semoga itu tidak menjadi bid’ah yang keberadaannya dianggap bertentangan, tidak bermanfaat, apalagi mengganggu muslim yang lain🙂

    • @fitrahmp —

      ok, lanjutan setelah research.. selama setelah salam dari sholat berdzikir terlebih dahulu, kemudian jika memang ingin bersalaman, tidak mengapa.. yg jelas, setelah sholat disunnahkan berdzikir terlebih dahulu, bukan salaman terlebih dahulu.. semoga kita selalu dalam lindungan-Nya..

      untuk kasus jika kita sedang berdzikir kemudian ada yg ingin mengajak bersalaman, alangkah baiknya kita menunjukkan bahwa kita sedang berdzikir (bisa dengan menunjukkan tangan kita sedang berdzikir atau dengan menggelengkan kepala mungkin menngarahkan bahwa kita sedang berdzikir nanti dulu salamannya) dan setelah itu bisa berdiskusi kecil supaya menyarankan untuk berdzikir terlebih dahulu daripada bersalaman..

      oia tambahan lagi, kalo kita mendatangi masjid, lebih baik ketika kita datang pertama kali kita bersalaman dahulu dengan orang-orang.. sehingga kita tidak akan miss salaman nanti diakhir sholat, keburu orang-orangnya pulang, kita masih berdzikir..

  4. Itu dia, kalau memang tujuan dan niat salaman itu untuk berkenalan atau mempererat silaturahim, saya rasa itu tak mengapa. Tapi jangan tepat ketika habis salam!👿 👿 Saya sampe geleng2 kepala sendiri…

    Tapiiiii kalo niatnya pengen nyari pahala, barulah saya mengasihani mereka yang melakukannya…😦 Tapi tak mungkin saya menolak bersalaman, bisa2 saya dikira sombong. Jadi, saya gak memulai salaman duluan, tapi kalau disodori tangan, terpaksa saya menjabatnya.😦

  5. Iya nih, perihal salaman ini saya juga sebenanrya ingin tahu lebih lanjut.😦
    Terutama kaum pria nih, di beberapa masjid pasti banyak orang yang ngajak salaman begitu selesai sholat. Saya ralat, begitu selesai salam!😦
    Saya sendiri termasuk orang yang tak ingin bersalaman ketika habis sholat. Alasannya, saya gak percaya bersalaman habis bacaan salam bisa mendatangkan pahala atau berkah. Well, setidaknya belum ada hadits yang membuktikannya.😐
    Dan benar seperti kata Syifa, itu mengganggu konsentrasi kita yang mau dzikir.😐

    Saya penasaran, apa yang mendasari orang2 yang ingin bersalaman ketika habis solat ya? Adakah hadits-nya? Sohih-kah? Apakah mereka percaya bahwa jika bersalaman akan mendapat pahala?❓

    • @ Asop

      Mau coba menjawab ya, Asop..😀

      Asop
      Saya penasaran, apa yang mendasari orang2 yang ingin bersalaman ketika habis solat ya? Adakah hadits-nya? Sohih-kah? Apakah mereka percaya bahwa jika bersalaman akan mendapat pahala?

      Saya duga, orang-orang salaman itu mungkin punya dasar:
      – ikut-ikutan
      – berpikir sepertinya sudah tradisi
      – sarana saling memaafkan
      – sarana silaturrahmi
      – dan yg lain yg ndak kepikiran
      Kalo hadits, belum pernah nemu sih..
      Bisa jadi mereka percaya akan mendapat pahala: misalnya karena punya dasar dg tujuan saling memaafkan jadi ya berpikir dapat pahala..

      Ilmu saya masih sangat terbatas..:mrgreen:

    • @ fitrahmp

      Sepengetahuanku, tidak ada tuntunannya.. Entah lagi kalo tujuannya baik, saling memaafkan.. Tapi kalo dijadikan kebiasaan pun juga harus lihat lagi, fit.. Nanti bisa-bisa seperti mengada-ada.. Sebaiknya yg sunnah dikerjakan terlebih dahulu, itu aja dari aku..

      Masih perlu belajar lebih, pengetahuanku masih sangat terbatas, fit.. Semoga kita selalu dalam rahmat-Nya dan petunjuk-Nya.. Dan kamu diberi kesehatan, fit.. Musim hujan, ati” flu..

Komentar ditutup.