Ayo Tes TOEFL iBT

have hope ... for TOEFL iBT

have hope … for your TOEFL iBT score

Assalamu’alaykum, Muslim readers.

Kali ini posting spesial bahasa Indonesia, karena sharing pengalaman kali ini diperuntukkan pembaca dari Indonesia, khususnya kota Surabaya.

Bagi beberapa pemburu beasiswa, nilai TOEFL seperti sebuah amunisi yang harus dimiliki. Maka dari itu, topik kali ini adalah mengikuti tes TOEFL.

Daftar isi

  • TOEFL®
  • Tempat mengambil tes TOEFL® ITP di Surabaya
  • Tempat mengambil tes TOEFL® iBT di Surabaya
  • Melihat Jadwal Tes TOEFL® iBT di Surabaya
  • Timeline Tes TOEFL® iBT

TOEFL®

TOEFL® adalah sebuah merek jasa tes kemampuan bahasa Inggris dibawah institusi ETS (Educational Testing Service). ETS juga mempunyai jasa lain seperti TOEIC®. Mungkin untuk orang yang baru mendengar istilah tes TOEFL, belum bisa membedakan jenis-jenis TOEFL. Menurut tipe soal tesnya, ada 2 tipe tes:

  • Paper-based, tes ini dilakukan dengan media kertas. Maksudnya adalah seperti tes tulis menggunakan pensil dan kertas. Contohnya adalah tes TOEFL® PBT dan tes TOEFL® ITP. Terdiri dari 3 bagian; Listening Comprehension, Structure and Written Expression, Reading Comprehension. Rentang nilai untuk tes TOEFL ini di Indonesia antara 310–677.
  • Internet-based, tes ini dilakukan dengan media internet. Maksudnya adalah tes dilakukan menggunakan komputer tanpa menulis di kertas. Contohnya adalah tes TOEFL® iBT. Terdiri dari 4 bagian; Reading, Listening, Speaking, Writing. Rentang nilainya antara 0-120.

Tips: TOEFL iBT dan TOEFL ITP sama-sama berlaku 2 tahun. Pada negara-negara tertentu, tidak semua tipe tes bisa diambil. Seperti di Indonesia, tes internet-based, yaitu tes TOEFL iBT bisa diambil. Tes paper-based, yaitu tes TOEFL ITP bisa diambil juga. Hanya 2 tes itu saja yang resmi dari ETS untuk Indonesia. Yang perlu digarisbawahi, kegunaan antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP berbeda.

Di Indonesia, TOEFL iBT umumnya digunakan untuk mendaftar universitas, meskipun juga bisa digunakan untuk hal lain seperti mengurus visa pada negara tertentu. Pada umumnya, maksud mendaftar universitas adalah mendaftar universitas diluar negeri karena ketentuan dari universitas tersebut. Untuk mendaftar universitas di dalam negeri, TOEFL ITP saja biasanya sudah cukup. Jika pun ada institusi pemberi beasiswa, biasanya pun cukup hanya dengan TOEFL ITP juga. Lebih lanjut tentang penggunaan TOEFL ITP secara global, klik disini.

Tips: Sebaiknya bertanya terlebih dulu sertifikat TOEFL yang mana yang dianggap sudah memenuhi syarat jika mendaftar beasiswa ataupun universitas, apalagi untuk kuliah di universitas luar negeri. Kecuali sudah tertera jelas jenis TOEFL-nya.

Perbedaan TOEFL iBT dan TOEFL ITP kira-kira seperti ini, klik disini.

*Akhirnya saya sering sebut TOEFL iBT itu TOEFL internasional.*

Tempat mengambil tes TOEFL® ITP di Surabaya

Tes ini didatangkan langsung dari ETS cabang Jakarta. Tempat yang mengadakan tes ini harus memenuhi kuota minimum peserta untuk bisa mengadakan tes ini. Jadi, kalau hanya 1-2 orang saja, belum bisa dilakukan tes. Tidak ada pilihan lain selain menunggu orang lain mendaftar juga.

Di Surabaya, saya hanya mengetahui 3 tempat tes yang menyediakan tes ini, yaitu:

  • ITS kampus Sukolilo | UPT Bahasa ITS
  • UNAIR kampus B | Pinlab UNAIR, dan
  • UNESA.

Harganya beragam mulai dari IDR 275.000 sampai IDR 300.000. Dalam memilih, sebaiknya pilihlah tempat tes yang nyaman, semisal dekat dengan tempat tinggal, supaya menghindari keterlambatan. Untuk masalah alat tulis, setahu saya disediakan oleh tempat tes. Jadi tidak perlu panik kalau melupakan alat tulis. Hasil tes akan keluar kira-kira 10-14 hari setelah tes. Hasil tes yang keluar biasanya sekaligus dengan 1 lembar sertifikat nilai.

Tips: Jika diperlukan sertifikat nilai lebih dari 1 lembar, contohnya seperti di UPT Bahasa ITS, setelah nilai keluar, bisa request sertifikat tambahan dengan paket 3 lembar IDR 90.000 (semoga harganya belum naik) dengan waktu tunggu 5-7 hari. Jadi, bisa punya 4 lembar deh.😀

Pengalaman saya, 4 kali ikut tes TOEFL ITP dalam rentang waktu 1 tahun sebelum akhirnya memutuskan ikut tes TOEFL iBT. Ya, 4 kali! Cukup banyak ya? Nilainya fluktuatif, 53x, 52x, 55x, 53x. Keempat tes saya lakukan di tempat tes yang sama, yang paling dekat dengan rumah, UPT Bahasa ITS. Kalau harganya tidak berubah, ya IDR 300.000. Di tempat ini, waktu tunggu pesertanya bisa 1 minggu sampai 1 bulan untuk memenuhi kuota minimum peserta. Semua tergantung pada berapa banyak peminatnya pada saat itu. Kuota minimum pesertanya kalau tidak salah 11 orang.

Tips: Rencanakan tes jauh-jauh hari, karena tidak bisa memastikan tanggal tes.

Kenapa saya berkali-kali ikut tes ini? Hm, alasan pertama sih karena berharap nilainya bisa naik secara ajaib. Mustahil ternyata. Kira2 jarak 1-3 bulan, belum bisa menaikkan nilai saya secara signifikan. Alasan terbesar mungkin karena kurang serius belajar.

Tempat mengambil tes TOEFL® iBT di Surabaya

Tes ini menggunakan jaringan internet dan terpusat dari ETS langsung. Jadi perlu fokus dan serius ya. Tapi kalau saya fokus dan serius karena budgetnya besar, hahaha. Di Indonesia, tes ini dibandrol $175 $190 (update 22 Oktober 2016). Pembayarannya nanti bisa via voucher atau credit card. Kalau saya sih, numpang credit card-nya teman. Mengenai harga lebih lanjut, klik disini.

Di Surabaya, ada banyak pilihan tempat untuk mengikuti tes ini. Yang saya tahu, institusi yang mengadakan adalah lembaga-lembaga konsultan studi luar negeri atau tempat les bahasa Inggris, seperti Alfalink, EF, Direct English, Vista International Programs, dan lain-lain. Ini beberapa alamatnya:

  • Alfalink Ruko Rich Palace
    Jl. Mayjen Sungkono 151 Kav R-40
    Lihat jadwal tes dengan jamnya, klik disini
  • Alfalink Ruko Mega Galaxy
    Jl. Kertajaya Indah Timur Blok 16 A No.10
    Lihat jadwal tes dengan jamnya, klik disini
  • Vista International Programs Manyar
    Jl. Manyar Kertoarjo V/63 (Depan Bonnet)
    Telp. +62-31-5981717
  • Vista International Programs Graha Famili
    Plaza Graha Famili B-7
  • EF Jl. Pemuda
    Jl. Pemuda 33-37 Lestari Sasana Pamer Lt. 1

Pada awalnya saya sempat berpikir, mungkin nanti ada biaya tambahan, administrasi atau sesuatu yang dibayarkan ke lembaga tersebut sebagai jasa. Eh, ternyata saya salah. Harganya persis seperti yang dibandrol ETS pusat.

2012 lalu, saya tes TOEFL iBT di Alfalink Mega Galaxy, lagi-lagi alasannya karena dekat rumah. Waktu pertama ingin mengetahui informasi tentang tes ini, saya chat dengan salah satu staffnya (ada di websitenya Alfalink). Staffnya ramah-ramah. Jadi kesempatan tanya apa saja yang belum dimengerti tentang tes ini. Tempatnya juga nyaman (kecuali AC yang dingin banget menurutku).

Tips: Hubungi terlebih dahulu tempat tes yang diinginkan untuk mengetahui informasi lebih detail tentang tes ini. Jangan sungkan-sungkan untuk datang langsung ke tempatnya untuk bertanya. Selain mungkin bisa lewat telepon, chat atau email.

Sebelum tes TOEFL iBT, saya sebenarnya agak ragu tapi nekat kepepet waktu. Lha gimana? Hasil tes TOEFL ITP tertinggi, pas-pasan 55x. tes TOEFL ITP terakhir malah turun jadi 53x. Belum lagi tipe soal antara tes yang pernah saya jalani (TOEFL ITP adalah paper-based), berbeda dengan TOEFL iBT yang internet-based. Reading saja menurutku sudah cukup memeras otak, lha Speaking sama Writing yang tidak pernah latihan, bagaimana? Nah, pada saat itu, saya ditawari tes di Alfalink yang katanya mirip iBT, jadi supaya bisa menilai diri sendiri. Namanya tes Placement PLUS. Saya agak lupa, biayanya antara IDR 150.000-300.000. Apa IDR 250.000 ya? Maaf, saya lupa dan tidak menemukan notanya.

Ternyata bermanfaat juga lho. Tesnya sebenarnya sama seperti contoh-contoh tes TOEFL iBT yang dijual dalam bentuk CD/DVD (entah itu metode Baron atau apalah). Cuma kalau di alfalink selain jadwalnya fleksibel ada pembahasannya juga. Dari 4 bagian tes (Reading, Listening, Speaking, Writing), bisa sendiri-sendiri jadwalnya. Waktu itu saya jadikan 2 kali tes. Kemudian, setelah tes selesai, hasil tesnya dibahas. Jadi kalau ada yang kurang paham, bisa ditanyakan. Juga dikasih tips-tips. Believe it or not, nilai tesku saat itu cuma 7x (R:2x L:2x S:1x W:1x). Akhirnya dari situ saya tahu sedikit tipsnya, dimana kekurangan saya, bagian mana yang harus saya perbaiki, jadi termotivasi belajar (selain karena kepepet) supaya tes TOEFL iBT bisa naik nilainya. Akhirnya, nilai TOEFL iBT-ku 8x (R:2x L:2x S:1x W:2x). Alhamdulillah, naik 15 poin.😯

*InsyaAllah cukup untuk daftar universitas di Jexxxx.*

Tips: Karena ada Speaking dan Writing, latihanlah yang rutin karena mungkin sebelum tes, bagian itu jarang dilatih. Misalnya seperti saya, saya latihan Speaking tanya jawab sama adik, saya yang bagian jawab (soalnya adikku jurusan Bahasa Inggris, bantuannya tepat guna). Writingnya nulis-nulis hampir setiap hari, termasuk blogging in English.

Lebih bagus lagi kalau punya media belajar buku atau CD/DVD khusus untuk tes TOEFL iBT. Nanti bisa tahu tipe-tipe soal, kisi-kisi soal, struktur soal dan tips-tips menjawab juga.

Yang menurutku penting itu kisi-kisi soal dan struktur soal. Struktur soal itu maksudnya ada berapa soal di bagian apa, berapa waktu yang diberikan untuk menjawabnya, bentuknya apa (bacaan panjang, bacaan pendek, audio pendek, audio panjang, bacaan dan audio, atau yang lain). Kalau kisi-kisi soal, misalnya nih ya, bagian Speaking  selalu 3 topik, topik terkenal/umum diketahui, topik tentang situasi kampus, dan topik suatu mata kuliah akademik, atau contoh lain, bagian Writing soal nomer 1 tentang kuliah suatu mata kuliah dan satu bacaan terkait, sedangkan soal nomer 2 tentang pengetahuan dan pengalaman pribadi. Kalau belum tahu 2 hal ini, sebaiknya pikirkan untuk menunda tes dulu.

Kalo mau tes di Alfalink dan kasusnya sama seperti saya (belum familiar sama tes TOEFL iBT), ya mungkin bisa coba tes Placement PLUS itu. *jangan dihitung ngiklan ya*

Melihat Jadwal Tes TOEFL® iBT di Surabaya

Jadwal serta harga, pilih negara Indonesia terlebih dahulu.

Tips: Yang perlu diperhatikan, hasil tes akan keluar online (di akun TOEFL iBT yang dibuat saat pendaftaran) kira-kira 10 hari setelah tes. Lebih jelasnya, klik disini. Oleh karena itu, perhitungkan waktu kapan nilainya diperlukan. Untuk pengiriman ke universitas yang dituju pun, baru akan dikirim kira-kira maksimal 13 hari setelah tes (maksimal 3 hari setelah hasil tes keluar). Dan, hasil tes untuk pribadi (yang dikirim ke rumah) bisa sampai 2 bulan setelah hasil tes keluar.

Timeline Tes TOEFL® iBT

  • < H-8
    Daftar tes. Kalau telat daftar, kena biaya keterlambatan.
  • Hari H
    Tes TOEFL iBT.
  • H+10 hari
    Pengumuman nilai keluar online di akun iBT.
  • H+13 hari
    Laporan nilai dikirim ke universitas tujuan.
  • H+4 minggu sampai 6 minggu 8 minggu
    Laporan nilai sampai di rumah.

Akhir kata, wassalamu’alaykum warohmatulloh. Semoga bermanfaat.

*CMIIW – Correct Me If I’m Wrong*

Put your trust in Allah | QS 3:159

Put your trust in Allah | QS 3:159

Link for QS 3:159

34 thoughts on “Ayo Tes TOEFL iBT

    • @niken

      Wa’alaikumussalaam..
      Ada beberapa pertimbangan:
      – universitas yg dituju, atau at least negara tujuan biasanya menerima hasil tes yang mana, IELTS atau TOEFL iBT.
      – tipe soal IELTS sama TOEFL iBT beda. Kalo TOEFL iBT cenderung topik sekitar kuliah karena mungkin memang ditujukan untuk mereka yang mau sekolah. Kalo IELTS agak kurang tau, cuma dengar cerita2, maaf.
      – budget kantong.
      – penyesuaian jadwal kursus dengan waktu yang kita punya.
      Sementara ini yang kepikiran ini. Semoga membantu.

  1. Assalamulaikum, Blognya sangat bermanfaat mbak🙂
    Di tempat test yang IBT, ada PBTnya juga gak ya? biayanya lebih murah PBT atau sama aja kayak IBT?

    • @Agustina

      Wa’alaykumussalaam.
      Wah, ini ngomongin PBT (paper-based) resmi dr ETS?
      Kalo PBT resmi dr ETS nggak dibuka di Indonesia.
      Di Indonesia cuma ada iBT.

      Tapi kalau maksudnya PBT ITP, di tempat testing iBT saya waktu itu sih nggak ada. Setahu saya, ITP available di universitas2 negeri seperti ITS, UNAIR, atau UNESA. Harga Tes TOEFL ITP kisaran 250rb-300rb sepertinya. Saya kurang tahu juga kalau naik harganya. :p

    • @sandi

      wa’alaykumussalaam warohmatulloh wabarokatuh
      wah, saya belum punya.
      kalo ndak salah, ada buku belajar TOEFL iBT di SAR (Self-Access Room) di UPT Bahasa ITS.
      Bolehlah daftar membernya, murah kok.
      Sekalian bisa ikut Free Speaking Class lho, ada 3 kali seminggu.
      *numpang promo*

  2. kakak yang cantik,
    masalah fee/pembayaran itu gimana?aku kurang ngerti.
    pembayaran via voucher itu gimana?and kalo Credit card,kalo gak punya gimana?CC jenis apa aja yang boleh?
    prosedur pembayaranya bisa di jelasin gak?

    • @s

      wah, maaf saya baru aktif lagi di blog..😦
      telat lagi saya jawabnya..
      itu kalo voucher, bayarnya cash nanti dapat voucher yang bisa dipakai untuk pembayaran tes.
      kalo credit card, seperti yang sudah saya ceritakan di artikel ini, saya aja numpang cc teman.:mrgreen:
      bisa ditanyakan di tempat tes kok.

  3. Ping-balik: Beasiswa MEXT U2U | safirsyifa サフィルシファ

  4. Assalamualaikum^^
    kak, aku skrng kls 2 SMK, pnya cita2 buat dpt beasiswa jg ke Luar….
    gmana ya cranya dpt beasiswa itu?

    Mohon Balasannya🙂

    • @Eka Adelia

      Wa’alaikumussalam..

      Subhanallah, baik juga SMK kelas 2 sudah punya cita2 sekolah ke luar negeri, dek. Tetap dipertahankan!

      Secara umum, yang diperlukan adalah informasi beasiswanya dek. mungkin kira2 langkahnya adalah seperti ini, kira2 saja yaa:

      1. Cari informasi beasiswa yang ingin dituju

        Silakan mencari sendiri semisal disini, search/cari berdasarkan negara atau universitas, atau yang lain. Tentu cari beasiswa yang ingin dituju, misal ingin beasiswa D2, D3, S1, atau mau nanti S2 saja setelah kuliah S1 dulu.

        Jangan meremehkan beasiswa dengan tingkatan D2 atau D3. Saya kenal seseorang yang bermula dari tingkatan D3, kemudian bisa sampai lanjut S1.

        Kemudian, biasanya beasiswa ada yang tipe dengan negara tujuan tertentu (misal beasiswa monbukagakusho untuk ke Jepang, beasiswa KGSP untuk ke korea, beasiswa Erasmus Mundus untuk ke Eropa) dan juga beasiswa dengan negara tujuan ke mana saja (misal beasiswa DIKTI, beasiswa Depkominfo). Tentukan beasiswa yang mana, negara mana saja oke, atau mungkin ada keinginan negara tertentu.

        Juga sesuaikan dengan kebutuhan ekonomi. Ini saya rasa cukup penting. Tidak semua beasiswa full. Ada yang hanya berupa pengurangan biaya sekolah sekian persen. Ada yang biaya sekolah gratis tapi tidak dapat biaya hidup bulanan. Ada yang biaya sekolah dan hidup gratis, biaya transport tidak. Macam-macam lah, ini perlu diperhatikan. Jadi perlu diingat bahwa sekolah ke luar negeri itu ada biaya sekolah, biaya hidup, biaya transport pesawat, biaya visa, dll apa lagi ya? Belum lagi baru persyaratan juga sudah mengeluarkan biaya, semisal ada syarat tes kemampuan bahasa yang juga perlu mengeluarkan biaya. Disesuaikan saja dengan kemampuan.

      2. Fokus pada beasiswa yang ingin dituju

        Fokusnya bukan berarti hanya pada 1 beasiswa. Kalo benar2 serius, rencanakan plan A, plan B, dst. Jadi yang diperhatikan adalah rentang waktu2 pendaftaran beasiswa. Semisal, petakan rentang waktu2 kapan pendaftaran beasiswa A, beasiswa B, beasiswa C dibuka. Sehingga bisa direncanakan. Saran saya, hindari mendaftar lebih dari satu beasiswa pada saat yang bersamaan, selesaikan satu2.

        Tentu saja tekad yang kuat dibutuhkan. Sedikit info,. sebenarnya saya sejak SMP ingin sekolah di luar negeri, tapi usaha nyata baru setelah lulus kuliah S1, hehehe. Jadi jangan seperti saya yaa.🙂

      3. Usahakan memenuhi persyaratan beasiswanya dari sekarang

        Semisal dibutuhkan prestasi akademik yang bagaimana, dibutuhkan kemampuan bahasa Inggris seberapa, dsb (jangan tertutup hanya sebatas kemampuan akademik saja). Dimana kita merasa kurang, ya disitu kita usahakan peningkatan dari sekarang.

      4. Jaga motivasi

        Semua tentu saja terserah dirimu sendiri. Bisa saja motivasi atau semangat itu naik turun, jadi dijaga yaa. Ini ada sedikit referensi baca2:

        http://www.kampusnews.com/category/scholars/
        http://motivasibeasiswa.org/

      5. Cari seseorang yang mengenal baik beasiswa yang dituju

        Kalo ini sih, opsional dan agak susah saya ngasih tipsnya, gimana ya? Ya mungkin nanti bisa tanya saya lagi, mungkin saya ada kenalan..

      6. OK, kira2 begitu. Semoga bermanfaat..:mrgreen:

        Catatan: Saya ndak tahu banyak beasiswa ke luar negeri mana2 saja untuk lulusan SMK sederajat sih.. yang saya tahu baru yang dari pemerintah Jepang ini: klik disini. Silakan dikoreksi kalo saya ada salah.
        Terakhir diedit 17 Agustus 2013 11:59 PM

Would you kind to have any thought?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s