Tes TOEFL iBT di Jepang – Daftar, Bayar, Tes

Sebelumnya, saya pernah menulis sebuah post tentang tes TOEFL, disini. Kali ini saya ingin menulis kembali tentang pengalaman tes TOEFL, namun jika sebelumnya adalah pengalaman saat di tanah air Indonesia, maka kali ini adalah pengalaman di Jepang. Semoga bermanfaat.

 

white sakura

 
Langkah-langkah tes TOEFL iBT yang saya ambil:

  • Membuat atau mempunyai akun di website ETS
  • Mendaftar tes TOEFL iBT online dan membayar biayanya melalui credit card
  • Melakukan tes TOEFL iBT

Sayangnya kali ini saya tidak menjelaskan secara detail tentang poin pertama karena pada saat itu saya masih memiliki akun lama saya yang isinya cuma pernah order tes TOEFL iBT sekali. Silakan membuat akun sendiri di website ETS.

Untuk poin kedua pun, kira-kira secara umum prosesnya cukup mudah. Secara garis besar yaitu memilih order tes TOEFL iBT, memilih tanggal tes, memilih tempat tes, dan membayar tagihannya. Memilih tempat tes di Jepang ini yang menurut saya adalah hal yang tak kasat mata. Karena mungkin kita tidak tahu bagaimana kondisi dan fasilitas tempat tes. Mungkin kalau ditelusuri lebih lanjut, kita bisa menghubungi tempat tes untuk survey sebelum memilihnya.

Karena saya bukan penduduk Jepang, sehingga saya merasa perlu mendatangi tempat tes sebelum hari tes untuk memastikannya. Supaya pada hari tes, saya tidak mencari-cari tempatnya lagi yang mungkin berakibat tersesat atau terlambat. Sedih kalau terjadi, kasihan yang sudah bayarin tes saya. Sayangnya saya cek tempat tes setelah mendaftar online dan juga tidak menanyakan informasi apapun ke tempat tes. Jadi saya cuma numpang lewat aja waktu itu.

Intermezzo

Tidak beberapa lama dari tes TOEFL tersebut, ada sebuah email mengenai customer survey untuk tes TOEFL terakhir. Sayang sekali saya tidak hanya mengisi saran namun juga kritik. Tempat tesnya lah yang menjadi masalah. Saya jelas membandingkan dengan pengalaman saya yang lalu sebelum tes kali ini. Yang lalu, fasilitas tempat tes yang diberikan hampir memuaskan (hanya minus di pendingin ruangan yang terlalu dingin dan saya bisa mengatasi ini sendiri dengan memakai jaket). Satu orang peserta tes berada di ruang kecil yang tenang terpisah dari peserta tes yang lain. Namun kali ini, satu ruangan tes terdiri dari belasan peserta tes (seingat saya belasan) sehingga sangat mengganggu dengan masing-masing suara ketikan keyboard komputer. Juga pengawas tes yang cukup sering lalu lalang mengawasi peserta tes yang berjumlah belasan. Serta gangguan yang amat sangat mengganggu ketika peserta tes lain sampai pada soal speaking. Masih terdengar cukup jelas pembicaraan peserta tes lain meskipun saya memakai headset besar seperti model headset gamer. Maaf, tapi saya tidak cocok dengan tempat tes di daerah Sagamiono ini.

Jika ada pertanyaan mengapa saya mengambil tes TOEFL iBT untuk kedua kalinya? Karena hasil tes sebelumnya sudah kadaluarsa. Perlu diingat bahwa hasil tes TOEFL iBT memiliki masa berlaku. Selayaknya ingatan kita bisa terkikis oleh waktu, seiring berjalannya waktu, kemampuan bahasa asing kita pun bisa terkikis.

Sekian. Semoga lain kali saya diberi kesempatan untuk posting tentang tes TOEIC di Jepang.

Iklan

365+ days had passed

Winter 2014-2015

My parents came to visit me while I was pregnant. Alhamdulillah. My husband started his doctoral course. I gave birth to her in a snowy day. She liked to sleep, I remember.

Winter 2015-2016

There are not much change in front of our door since we’re moving from the last apartment. The current apartment is warmer. She is one-year-old already, walking, and never went to a hospital for serious illness. I will graduate from Master program this March and end my student status. Alhamdulillah.

Yamato, Kanagawa, 25th March 2016

Today Research: Masjid in Yokohama, Kanagawa, Japan

Assalamu’alaikum, muslim readers..

In occasion of I may go to Japan in September, I do some research about masjid (mosque) in Japan. Of course especially at my destination.

Where do I get masjid list in Japan?

Alhamdulillah, I found one masjid in Yokohama:

Japanese address: 日本 〒224-0025 神奈川県 横浜市 都筑区 早渕 1-31-13
English address: 1-31-13 Hayabuchi, Tsuzuki-ku, Yokohama-shi, Kanagawa Prefecture, Japan, Postal Code : 224-0025
http://www.masjid-yokohama.jp/

I also found some islamic association website at Japan:

Because I don’t find any opinion about muslim daily life in japan, of course I also don’t write any opinion in my research today. I’ll see myself when I’ve been arrived there but I don’t guarantee to post anything in the future. See you at the next post.. ^^

Beasiswa MEXT U2U

Hello August

Hello August

Assalamu’alaykum warohmatulloh, pembaca muslim..
Alhamdulillah, akhirnya sempat menyelesaikan post ini. Padahal post ini saya buat sejak April lalu, akhirnya terbit juga.

Hm, ini mau ngomongin tentang beasiswa pemerintah Jepang, tepatnya oleh MEXT (Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology), yang juga dikenal dengan beasiswa Monbukagakusho. Dan yang akan saya bahas disini lebih spesifik tentang jalur rekomendasi universitasnya yang sering disebut dengan U2U (baca: yu tu yu). Pada dasarnya, beasiswa MEXT ada 2 jalur:

  • G2G, jalur rekomendasi kedutaan besar. Kedutaan besar masing-masing negara yang mengadakan seleksi. Kemudian kedutaan besar yang memberi rekomendasi penerimaan beasiswa.
  • U2U, jalur rekomendasi universitas Jepang. Universitas-universitas di Jepang yang mengadakan seleksi. Kemudian universitas lah yang memberi rekomendasi penerimaan beasiswa.

Let’s start. :mrgreen:

Baca lebih lanjut

Mengurus Visa Belajar ke Jepang

Sakura, as in Japan

Sakura, as in Japan

Assalamu’alaikum warohmatulloh, pembaca muslim..
Ini salah satu post yang sudah nangkring di draft sejak Juli lalu, akhirnya terbit juga..

Visa Jepang. Ada beberapa macam seperti yang tercantum di website resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia disini. Nah, untuk kepentingan belajar, maka ini termasuk visa Khusus.

Baca dan pahami dulu halaman web Informasi Visa Kedubes disini, khususnya bagian Pembuatan Visa dan Jam Kerja Bagian Visa. Yang sangat perlu diperhatikan adalah poin yurisdiksi di bagian Pembuatan Visa.

Sangat perlu diketahui bahwa ada yurisdiksi mengenai tempat dimana kita mengurus visa. Baca dulu mengenai daerah kita termasuk dalam yurisdiksi mana di web Kedubes. Jadi, misalnya, karena daerah saya Surabaya, maka termasuk Jawa Timur dan yurisdiksinya adalah Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya. Saya hanya bisa mengurus visa di tempat ini.

Kemudian mengenai jam kerja bagian visa, pengurusan visa di Konjen Jepang Surabaya juga dibagi menjadi 2 bagian, pengajuan visa dan pengambilan visa. Saya hanya bisa mengurus pengajuan visa antara jam 8.30-11.30. Saya hanya bisa mengurus pengambilan visa antara jam 13.15-15.30.

Sebelum melanjutkan membaca, perlu diketahui bahwa ini adalah cerita pengalaman saya mengurus visa Belajar ke Jepang terkait beasiswa pemerintah Jepang Monbukagakusho U2U. Juga untuk pengurusan di Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya. Karena, pengurusan visa belajar ke Jepang bisa agak sedikit berbeda karena beasiswanya atau karena alasan yang lain.

Juli lalu (pas bulan Romadhon), ada kiriman dokumen tentang informasi untuk mengurus visa. Langkah-langkahnya mudah dipahami dan mudah dilakukan. Ehm, let’s start . .

Baca lebih lanjut